Sebuah pena
dan secarik kertas
Ku ambil, dan
ku mulai menulis
Entah apa
yang ingin ku tulis
Ku biarkan
jariku menari bersama pena dengan bebas
Satu persatu huruf mulai tertulis
Satu persatu kata mulai terangkai
Namun aku tetap sinis
Kalimat-kalimat apa yang kini tengah
ku untai
Kutanyakan
pada rumput, ia tak bergoyang
Kutanyakan
pada awan, ia tak berarak
Kutanyakan
pada bintang, ia tak berkelip
Lantas, kepada siapa aku harus bertanya?
Kepada angin yang berhembus?
Atau kepada udara yang ku hela?
Ini terlalu
konyol untuk dipertanyakan
Begitu
mudah, namun sulit aku ungkap
Makna dari
semuanya aku tak pernah tahu
Dan ku
biarkan kalimat-kalimat ini menyatu dengan sendirinya
Agar teruntai
menjadi sebuah karya sederhana
Yang ku
sebut itu, puisi tanpa judul.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar