Rabu, 05 Maret 2014

Puisi Tanpa Judul

Sebuah pena dan secarik kertas
Ku ambil, dan ku mulai menulis
Entah apa yang ingin ku tulis
Ku biarkan jariku menari bersama pena dengan bebas

            Satu persatu huruf mulai tertulis
            Satu persatu kata mulai terangkai
            Namun aku tetap sinis
            Kalimat-kalimat apa yang kini tengah ku untai

Kutanyakan pada rumput, ia tak bergoyang
Kutanyakan pada awan, ia tak berarak
Kutanyakan pada bintang, ia tak berkelip

Lantas, kepada siapa aku harus bertanya?
Kepada angin yang berhembus?
 Atau kepada udara yang ku hela?

Ini terlalu konyol untuk dipertanyakan
Begitu mudah, namun sulit aku ungkap
Makna dari semuanya aku tak pernah tahu
Dan ku biarkan kalimat-kalimat ini menyatu dengan sendirinya
Agar teruntai menjadi sebuah karya sederhana
Yang ku sebut itu, puisi tanpa judul.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar